Tuesday, 29 January 2013

sekarang #3

hei, beruntung sekali kamu yang disana. ya, kamu! kamu yang sedang bahagia dengan perasaan mu. yang sedang menutupi hal yang sebenarnya terjadi. aku memang tidak seberuntung dirimu sayang, tapi maaf aku tidak sebodoh yang kalian pikirkan. perasaan ini kuat, sangat kuat! dan lagi-lagi aku harus merasakannya sendiri.
apa yang sebenarnya terjadi?! siapa yang harus aku percaya?! ini ada apa? apa yang terjadi sebenarnya?!!
siapa yang pantas untuk dibilang egois?! siapa?!! aku cuma ingin tau, apa yang SEBENARNYA terjadi. cuma itu. hhhh susah sekali meyakinkan orang-orang kalau aku ini baik-baik saja dan akan baik-baik saja.

kamu tau cerita ku, tapi pasti ada yang aku tidak tau dari cerita mu. hih curang sekali. sekarang apa yang ingin kamu lakukan? terus menarik perhatiannya denga cara dan sikap mu agar dia memberikan respon yang kamu inginkan? agar mimpi indah mu nanti dapat terwujud? sungguh, aku tidak tau sama sekali apa yang kamu pikirkan. aku tidak tau apa yang ada di pikiran, hati, dan tindakan mu sama atau tidak. tapi dengan cara mu bersikap ke aku, dengan cara mu bermain di media sosial, dengan cara mu yang mengumbar tentang dia ke teman-teman mu, ini sangat membingungkan. sebenarnya apa yang terjadi? huh?! kamu tidak akan pernah mengerti sayang. kamu tidak akan pernah tau alasan kuat apa yang membuat ku bertahan dengan dia walaupun begini keadaannya. jangan pernah bilang kamu pernah berada diposisi ku, karena ini sangat berbeda. bukan, bukan sangat berbeda, karena aku tidak banyak tau dengan posisi mu dulu. kita sama-sama perempuan, mungkin kamu akan berubah pikiran JIKA aku menceritakan segala alasannya.

HHHHHHHH
Ya Allah, maafkan aku..
Maafkan aku yang terlalu menyiksa diri ini dengan keadaan yang sangat sepele.
Tapi hanya Engkau yang Maha Pengampun, yang paling tau apa yang menjadi alasan ku untuk tetap bertahan. Hanya Engkau yang paling tau keadaan ku. Hanya Engkau yang paling tau apa yang aku dan dia lakukan. Hanya Engkau yang paling mengerti apa yang aku rasakan. Hanya Engkau, aku dan dia.

No comments: