Hei hei.. hanya ingin sedikit share aja, tiba-tiba kepikiran untuk googling tentang penyakit yang selama ini saya derita. hihi, terima kasih orang yang sudah menciptakan 'copy-paste' ^^
Jantung bocor adalah suatu kondisi dimana
terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung.
Umumnya, penyakit jantung bocor merupakan penyakit bawaan sejak lahir.
Karena itu, banyak penderita jantung bocor merupakan anak-anak. Angka
penderita jantung bocor cukup tinggi. Data yang dirilis RS jantung
Harapan Kita menyebutkan bahwa terdapat 9 bayi menderita jantung bocor
per seribu kelahiran.
Mengapa Jantung Bocor Bisa Terjadi?
Proses terjadinya jantung bocor bisa terjadi sejak masa pembuahan
pada wanita yang akan hamil. Proses pembentukan jantung janin terjadi
pada masa awal pembuahan (konsepsi).
Formasi jantung seharusnya telah sempurna pada akhir masa trimester
pertama kehamilan. Namun, tidak demikian halnya pada bayi yang mengalami
jantung bocor.
Apa yang terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit jantung bocor?
Seperti diketahui, jantung terbagi menjadi empat bagian yaitu serambi
kanan dan kiri, serta bilik kanan dan kiri, dan sekat jantung yang
memisahkan bagian-bagian tersebut.
Jantung kanan mengandung darah kotor yang didominasi CO2, sedangkan pada jantung kiri banyak mengandung O2. Pada jantung normal, darah kotor dari jantung kanan dibawa terlebih dahulu ke paru-paru.
Setelah itu, baru diteruskan ke jantung kiri untuk dipompa ke seluruh
tubuh. Sementara, pada jantung bocor, karena sekatnya bocor maka
terjadi percampuran antara darah kotor dan darah bersih. Inilah yang
membuat jantung tidak bisa berfungsi secara normal.
Beberapa gejala jantung bocor bisa dilihat dari kondisi berikut:
Mudah lelah, nafas pendek, sering batuk, khususnya di malam hari; dada
berdebar kencang, buang air kecil terlalu sering, sering merasa sakit di
dada, sesak nafas, mudah pingsan, dan sering pusing.
Sedangkan gejala penyakit jantung bocor pada bayi dapat dicurigai
apabila bayi tersebut gampang sakit, berat badannya tidak naik-naik,
susah minum susu, atau gampang kelelahan.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan jika Mengalami Jantung Bocor?
Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan jika mengalami jantung
bocor. Pertama, jelas harus dipastikan terlebih dahulu bahwa benar telah
terjadi jantung bocor yaitu dengan melakukan pemeriksaan medis.
Pada tahap pemeriksaan tersebut akan dilakukan rontgen pada dada. Bila perlu, pemeriksaan lanjutan juga dapat dilakukan dengan menggunakan elektrokardiogram (EKG).
Ketika sudah dapat dipastikan bahwa jantung bocor benar terjadi,
penyembuhan jantung bocor bisa dilakukan. Namun, memang proses
penyembuhan belum bisa dilakukan saat masih janin.
Paling tidak, penanganan jantung bocor baru bisa dilakukan setelah
bayi berusia tiga bulan. Pihak medis biasanya akan mempertimbangkan
beberapa kondisi sebelum memutuskan langkah pengobatan jantung bocor.
Pertimbangannya meliputi usia pasien dan kondisi medis pasien. Metode
pengobatan jantung bocor meliputi operasi jantung dimana dada akan
dibedah atau dengan melakukan kateterisasi.
Tetapi tidak semua pasien bocor jantung bisa dikateterisasi. Jika
letak kebocorannya agak dibawah akan sulit melakukan kateterisasi,
pilihannya tetap harus dibedah terbuka.
Selain menggunakan pendekatan medis, tidak ada salahnya mencoba
pengobatan alternatif jantung bocor. Pengobatan alternatif jantung bocor
biasanya menggunakan obat-obat herbal yang terbuat dari tumbuhan
seperti Noni Juice atau Sarang Semut.
Kedua jenis herbal tersebut sudah diketahui efektif digunakan untuk
kesehatan jantung Anda. Namun, tentu saja harus diikuti dengan menjaga
gaya hidup sehat.
Bagi wanita hamil terutama, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang
bergizi tinggi. Sebab buruknya gizi dapat berpengaruh besar terhadap
ketidaksempurnaan jantung janin. Hal Itulah yang kemudian menyebabkan
jantung bocor terjadi.
No comments:
Post a Comment