Jika ada dua pilihan, yang mana yang akan kau pilih ?
Sabar dalam penantian dalam ketetapan-Nya.
Atau, ikhlas dalam melepaskan semua niatanmu karena kamu tau itu bukan ketetapan-Nya ?
Apakah kamu pernah merasakan perih dalam sebuah penantian ?
Apakah kamu pernah merasakan kecewa dalam pengharapan ?
Ini bukan masalah "berlebihan" dalam perasaan. Tapi ini adalah mimpi.
Pernahkah kamu bermimpi mengejar cita yang kamu inginkan bertahun-tahun lamanya.
Pernahkah kamu bermimpi akan menjadi alasan seseorang tersenyum karenamu.
Pernahkah kamu bermimpi akan meraih sukses bersama seseorang yang kamu cintai.
Pernahkah kamu bermimpi menjadi seseorang yang karenamulah dia bertahan.
Kalau memang kamu harus memilih untuk sabar, semoga sabarmu menjadikanmu kuat. Semoga sabarmu bisa mencapai cita yang pernah kau impikan.
Kalau memang kamu memilih untuk ikhlas, semoga ikhlasmu menjadikanmu tenang. Semoga ikhlasmu bisa membangkitkan akan cita yang tertunda,
------
"Wahai Dzat yang Maha membolak-balikan hati... Jika sekiranya dia tidak ditakdirkan untukku, dan aku tidak ditakdirkan untuknya. Maka jauhkanlah diriku dari memikirkannya dan jauhkanlah dirinya dari memikirkanku.."
No comments:
Post a Comment