Entah harus mengukir dengan kata apa.
Aku hanya tertegun, melihat kenyataan yang beberapa waktu lalu terjadi.
Tak mungkin, tak percaya....
Kamu...
bayang-bayang masa depan ku.
Tapi, tak hanya aku yang diberi bayang-bayang itu.
Aku sakit, tapi tak membenci.
Aku marah, tapi tak mendendam.
Aku kecewa, tapi tetap bertahan.
Aku mencintai, tapi tak meminta imbalan.
Sayang...
Masih pantaskah aku memanggilmu sayang?
Seperti dulu, seperti aku dan kamu yang dulu...
Hh itu hanya khayalan belaka.
Tak mungkin...
Kita tak mungkin seperti dulu....
Kamu pergi meninggalkan semua kenangan
Kamu pergi meninggalkan semua janji
Kamu pergi meninggalkan sebuah tragedi
Kamu pergi meninggalkan dan mustahil untuk kembali
Oooh matahari...
Bawa aku untuk mendapatkan kecerahan ku lagi...
Matahari
Tetap ada, walaupun awan hitam kadang menutupi
Tetap cerah dan bersinar, walaupun air hujan kadang menghampiri...
Tapi ia tak pernah menghilangkan cahayanya, karena hal yang lebih indah akan terjadi....
No comments:
Post a Comment